Saturday, April 30, 2016

Skincare vs. Makeup: JERAWAT?!



Hi Angels!
Di tulisan kali ini aku akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar, supaya lebih mudah gitu dalam ‘berekspresi’, karena hari ini aku akan membahas sesuatu yang agak sensitif di dunia kecantikan: 

Skincare vs. Makeup: JERAWAT?!
taken from acne.com

Sebelumnya aku mohon maaf terlebih dahulu karena tulisan ini mungkin akan ‘menampar’ sebagian pembaca – bukan nyentil lagi nih soalnya udah gak mempan disentil rupanya – namun aku yakin, diantara kalian akan banyak yang mungkin sepaham dan setuju dengan apa yang aku tulis disini. Jadi, dari awal aku mau klarifikasi dulu kalau tulisan ini dibuat hanya murni pendapat pribadi dan sesuatu yang mau aku bagikan, tidak pernah bermaksud untuk menyinggung satu dan lain pihak. Ya...kalau ada yang tersinggung, menurut pepatah sih,

“Kalau emang nggak bersinggungan dengan kenyataan, nggak akan tersinggung dong.”

Hehe. Sadis atuh eke.



***

70% masalah utama yang paling banyak dihadapi oleh mereka yang hobi makeup dan skincare, ialah jerawat. Hari ini aku akan membahas, mengapa jerawat sih yang jadi masalah utama. Pertama, yuk kita membahas asal-muasal jerawat dari pengalamanku sendiri dan sharing dari beberapa teman. Aku (dengan seenaknya sendiri) mengelompokkan penyebab jerawat jadi 2 kategori besar:

Nasib
Yah. Judulnya emang nasib. Nasib berbicara tentang sesuatu yang dapat diubah, namun tidak semudah membalik tangan untuk merubahnya. Antara lain, penyebab karena ‘nasib’ meliputi:
·        Hormon
Emang mau bagaimana lagi, hormon nggak stabil buat kamu jerawatan dari dulu sampai...entahlah kapan. Di beberapa kasus obat hormon juga berperan, ada yang sembuh karena pil KB tertentu dan ada yang nggak cocok pil KB sampai jadi jerawatan parah padahal sebelumnya mulus bak pualam.

·        Air ledeng
Distribusi air bersih itu sesuatu yang ‘relatif’. Bersih menurut kamu, belum tentu ‘bersih’ yang diminta kulit kamu. Mau pakai antiseptik, kok ya nggak mempan. Apalagi komplain ke PDAM. Nggak bakal digubris karena airnya emang bening, tapi kandungan didalamnya apa nggak tau deh.

·        Kulit sensitif/eczema/dermatitis
Udah nasib juga. Nggak ada satupun yang mau dilahirkan dengan kondisi kulit demikian. Mudah iritasi dan gatal-gatal. Hiks. Yang bisa dilakukan berusaha mencegah agar tidak kambuh, kalau sembuh 100% agak susah namun nggak kambuh saja sudah bagus.

·        Sinar Matahari
Sinar kehidupan ini nggak hanya bisa menimbulkan flek saja ternyata, namun jerawat juga. Banyak juga orang yang menderita ‘sun sensitive’, dimana kulit memanas, radang, dan mengelupas apabila terkena matahari. Singkatnya, alergi matahari lah. Kalau saya, saya alergi sunscreen. Sama mataharinya enggak. Aneh kan...

·        Pengobatan
      Ini salah satu faktor yang aku alami sendiri. Nggak ada orang yang mau sakit dan diobati dengan pengobatan yang punya efek samping. Contoh ekstrimnya radiasi, yang sederhana minum obat. Konsumsi obat yang berkelanjutan pasti akan berdampak pada kulit juga.

·        Udara, Angin, Faktor Cuaca Lain
      Banyak orang yang kulitnya mendadak sensitif karena perubahan musim. Angin yang membawa debu bagaimanapun bakal jadi cikal bakal jerawat, no matter how deep you cleanse your skin later. Lingkungan yang kurang bersih dimana kita biasa beraktivitas sehari-hari juga susah untuk dihindari. Masa iya aku nggak kuliah lagi karena kampus begitu berdebu dan banyak pasir halus berterbangan...


Yang kedua ialah, Malas.


Malas
Malas ialah suatu sifat yang dimiliki oleh semua manusia. Hanya, tingkat kemalasan itu berbeda antara satu sama lain.
Malas tidak sama dengan nasib. Malas ini dapat dihindari atas kemauan pribadi, kalau nasib sih cuma dapat dicegah dan diperbaiki, tidak dapat 100% dihindari sebelum terjadi. Macam-macam kemalasan:
·        Malas bersihin makeup
Capek bangeeeeeet setelah seharian kerja atau kencan bareng doi. Peduli amat dah, sekali ini aja nggak cuci makeup dengan bersih. Pakai aja air pembersih ajaib itu, nggak usah cuci muka. Kan, udah bersih, nggak usah pakai air ledeng lagi. Kemudian jerawatan, dan menyalahkan produk ‘air ajaib’ tersebut yang jelek. Yaelah...

·        Malas merawat kulit

Duh, foundation merk ‘X’ nih bagus banget! Klaimnya bisa memutihkan mencerahkan sekaligus menutupi seluruh dosa di wajah. Atau, concealer merk ‘Y’ yang bisa menutupi tato permanen sekalipun. Meski harganya ratusan ribu, atau bahkan jutaan, pasti dibeli dong. Kan ajaib gitu. Instan, mudah, hasilnya mempesona. Tapi untuk perawatan wajah...beli sabun 15 ribu aja dia komplain sama mbak-mbak Indomaret, protes atas kenaikan harga sebesar seribu dua ratus rupiah. Situ sehat, mbak?

Mungkin kalau bisa pakai foundation untuk cuci muka atau mengecat wajah secara permanen dengan foundie tersebut, orang ini akan melakukan hal tersebut.

·        Makanan

Gorengan memang menggoda. Begitu pula dengan keju. Yummmmmm. Membayangkannya saja, ini air liur sudah nyaris jatuh ke pangkuan lho. Tapi kalau setiap hari yang dikonsumsi ya gorengan, ya sambal, ya yang manis-manis...Kapan bisa mulus.

Jangankan bisa mulus, sehat saja belum tentu.
Ayo, coba selidiki lagi deh makanan kamu.


Sekian dulu penyebab jerawat menurut versi aku. Nah, berikutnya aku akan membahas, kenapa jerawat jadi penyebab utama pertikaian tiada akhir antara Betmen dan Supermen, eh salah, skincare vs. makeup ding.

taken from modiface.com

Sudah bukan puluhan kali celotehan bernada mengejek dan menghakimi yang masuk ke telinga aku mengenai perdebatan benar salah antara kedua kubu ini. Mungkin telinga kalian juga sama penuhnya dengan kotoran akibat banyak dijejali ocehan. Tenang aja, aku juga merasakannya. Kulitku yang sensitif dan berjerawat ini selalu dihakimi karena dua hal:

  • Pertama, kamu kebanyakan pakai makeup.
  • Kedua, kamu sih coba-coba skincare nggak ada berhentinya. Mbok ya kalau ada yang cocok, berhenti deh.
Aku nggak pernah berargumen balik. Malas. Bukan karena takut kalah berdebat, namun aku sudah malas melihat wajah orang itu. Ih, kasar ya? Kasar memang, tapi kulit dia pun nggak lebih baik daripada kulitku. 

well said.

Kita mungkin selama ini berpikir, untuk apa sih menghabiskan uang di perawatan kulit yang mahal. Aku sudah banyak nih, digosipin baik secara langsung maupun diam-diam tentang skincareku. Mungkin kita sering tidak sadar, kepo dengan hidup seseorang sampai ke harga sabun muka yang dipakai dia. Oh well...

Nggak ada lho yang mau punya kulit sensitif macam aku. Nasib, ingat? Aku dan mereka yang berkulit sensitif lainnya, hanya berusaha untuk membuat nasib dan kulit kami lebih baik. Produk murah, mahal, semua kami coba lho. Kalau memang cocok dengan produk murah, sujud syukur. Kalau mahal, ya sudahlah semoga dilancarkan rejeki untuk bisa repurchase.

Ironisnya, mereka yang bergosip ria mengenai harga dari produk skincare orang lain itu ternyata lipstiknya YSL semua. Foundation mahalnya berjejer, selusin botol dengan harga ratusan ribu per botolnya. Concealernya paling dahsyat di jagad raya dan harganya selangit. Namun produk skincarenya...cuma air ajaib dan sabun cuci muka. Lantas di setiap kesempatan mereka memuja-muja produk makeup mereka, sibuk bersenandung bagaimana hebat performa produk tersebut yang melampaui ekspektasi dan klaimnya. Menghujat mereka yang berkulit ‘jelek’, namun tidak sadar juga dengan kondisi kulit mereka yang yah...nggak baik-baik amat juga.

Emang gak jerawatan sih, tapi banyak masalah kulit lain, dan itu nggak lebih bagus dari nggak jerawatan juga.

 
semacam ini komen-komen jahatnya kalo orang lihat kita jerawatan. Duh!

Sebaliknya, aku tidak akan menghakimi kaum mereka itu. Aku sedih saja, karena aku pernah ada disana. Yep, aku pernah merasakan bagaimana begitu agungnya foundation Estee Lauder yang super ajaib dalam menutupi dosa di wajah.
If I could wear it daily, I would.
Dulu aku juga berpikir seperti itu. Sayangnya, at the end of the day, kita semua akan kembali lagi kerumah dan menghapus semua topeng makeup didepan kaca. Setelah itu, apa? Hanya ada kita dan bayangan diri di cermin.

Dan apakah, kita sendiri masih bisa menerima kondisi kulit kita saat semua makeup dihapus?

Jujur, aku tidak bisa. Aku merasa insecure, alias tidak nyaman dengan diri sendiri. Masalahnya, 5 menit lalu wajahku cantik dan mulus bersih namun sekarang tidak. Apakah itu salah makeup? Tidak. Setiap orang berhak tampil cantik dan memoles diri. Aku masih suka pakai makeup sampai saat ini, sebagai hobi. Hobi yang aku lakukan dikala senggang dan memang mood untuk melakukannya. Terus, salahnya dimana?

Kembali ke poin penyebab jerawat diatas, salahnya ya di poin malas. Mengapa kamu malas menjaga tubuh? Mengapa sih malas merawat kulit, dikala kulitmu butuh perawatan? Memakai makeup dan memulas wajah berjam-jam kamu tidak bosan berdiri didepan cermin, namun menghapusnya dalam 15 menit saja kamu malas. Apa itu salah produk? Jelas bukan! Salah kamu sendiri itu mah.



Siapa bilang kulit kamu nggak akan jadi bagus meski dirawat? Yang penting adalah telaten. Harus sabar. Itu kuncinya. Ingat, skincare bukan makeup yang bisa didempulin secara cepat ke wajah dan hasilnya maknyus sekejap. Skincare butuh waktu untuk menyerap dan bekerja memperbaiki dan merawat kulit kamu.

Aku juga nggak pernah mengatakan bahwa perawatan yang lebih mahal jatuhnya akan lebih bagus dari mereka yang lebih murah secara harga. Memang betul ada harga ada kualitas, tapi semua kembali lagi ke kecocokan kulit masing-masing. Jadi jangan pernah nyerah dan lelah mencoba untuk cari perawatan kulit yang tepat. 

Ingat, wajah cuma satu, dan dibawa sampai mati lho...

***

Yuk, mulai kita bijak dalam memilih. Tidak usah memilih untuk membenci satu atau lain kubu secara spesifik dan menjauhinya dengan apatis. Nggak usah ribut lagi soal cantik natural, atau cantik karena bedak. I don’t care.
Yang terpenting adalah, terlihat wajar. Tidak inginkah kamu terlihat normal, cantik secara wajar – yah, gak usah cantik-cantik amat lah – baik tanpa makeup maupun tidak?

Ayo berubah dan mulai seimbangkan antara makeup dan skincare. Percayalah, when you do, you will love yourself more. Kamu nggak akan menjadi nggak pede dengan wajah kamu lagi. Kamu akan berusaha bersyukur dan menerima kulit kamu apa adanya, baik berjerawat karena nasib – seperti aku – maupun karena kemalasan, namun juga berusaha merawat sebaik mungkin agar wajar dipandang.
Setuju girls? ;)

***

Silakan berkomentar yuk, sharing opini dan kritik maupun saran kamu di kotak dibawah. Aku tunggu ya!

XOXO, carls.

Monday, April 18, 2016

OOTD: Cute Potato-ing for Sick Days

Currently I’m exploring my fashion style a liiiiiiitle bit more.
Okay that’s a lie, actually it’s easier to post and OOTD post rather than typing a 2-pages-long products review. Oh what a great potato I am.

chubby potato.

But don’t expect a swaggy, cool-kidz or chic-Lady lookbook from me.
Told you that I’m a marshmallow! I can never dress too classy or too mature, all thanks to my petite (and chubby) body figure. Bwah.


booty up, you sick hottie.


So I’ve been sick like these past 5 days. Just can’t stop sneezing and cough. Wuff wuff. The exam weeks had passed, but the dark and intimidating aura stayed still. How magnificent the power of bonds amortization table is.

Wearing a cute, sparkly sweater from Disney Store to cheer and warm myself up.  Don’t ask why I paired it with ripped short pants from F21 even when my nose was Rudolph-like. I just can’t find a logical answer, really. I still look cute, don’t I?


I love beanie hat but have nothing else than this one from Bossini. Yes it’s made of 100% sequins only – thank God it’s black and just glossy, not being metallic – and not really cute, but whatevs I can’t find any other cute beanie here in local store. Buying a fashion item online is not really an option to me because, you know why, rite...

Sweater – Disneyland Store
Pants – Forever 21
Beanie Hat – Bossini
Mini Sling Bag – Unbranded (only $1 in my local store and it’s BRAND NEW HAHA even tho it’s not really useful it’s cute anw)
Shoes – Ash Footwear


And I’m a fan of Ash Footwear, can’t you tell? The design is just so edgy and cool! It may look weird for you but anyway I love it. This brand really deserves all the attention. Not just sporty-looking, they actually are so comfortable to wear even the heels are like 6 inches!



***


Okay just ciao for now, head’s so dizzy I think I’m going to crumble into pieces just like a broken cookie.
Poor cookie, pity me.

XOXO, see you on my next post! Promise it would be beauty-related. Promiseeee.
Don’t forget to comment down below – you knowwwww I need it. 

Every blogger does.




Monday, April 11, 2016

OOTD: Dressy Coffee Day

Been MIA lately because this semester is definitely the most tough and rough for all Accounting students in my campus.

Yet in my little spare time, I still managed to be a good friend for Maris by agreeing to be a model for her photography assignments.

How can I not be loved, eh?

 
wishing you a GF with a still-cute-face even when she's mad.





She complained about how fancy my outfit was that day.
I argued back saying it’s just one piece of dress and messy-styled hair, totally nothing if compared to the aw-yeah-tumblr-fashion-swagger.

Reply was just, “ew. Those, eh.”
“Kicking you out of my car if you dressed up so.”

I know it, right?

That’s why I kept it simple.


I have NO EXPERIENCE on a full-body photo session. Seriously.
I used to be…a little bit chubby (and oh I still am, btw) hence I feel uneasy every time I have to take full-body picture.

So please, go soft on my I am just a weak little marshmallow, don’t stab me with a fork ;_;

And ignore the K-dramas pose of:


I heard your BF is dating someone else so I stalked him and finally now I come up with one conclusion: YES HE IS.

“Go kill him,” she said coldly.


It’s purely a candid shot, don’t judge.
Remember I am a marshmallow!



Dress – H&M
Bag – No Brand, China made
Bracelet – handmade by me!
Shoes – ASH Footwear

And here’s a close up FOTD pic:



Estee Lauder Double Wear Makeup SPF 10
Shiseido Spotscover S100
Shu Uemura Hard 9 Brow Pencil #05
Majolica Majorca Lash King
Innisfree Eco Gel Liner #02
Giorgio Armani Cheek Fabric Sheer Blush #506
Givenchy Le Rouge #305


***

Please do comment. I love reading your feedbacks on my post but yeah, sometimes I get so busy that I can only read and forget to reply – deeply apologize for that! :(

See you next time,
XO.

*insert happy face here*
coffee emoji
coffee emoji
coffee emoji.


Wednesday, January 20, 2016

Review: e.l.f Shimmering Facial Whip in Spotlight [SPONSORED]

Highlighter is considered as a staple beauty items for a lot of people back there in 2015, especially those who are so into Western & bold makeup.  For the basic me, highlighter is just like a ‘side additional topping’ and considered not so important – don’t judge, I don’t do contouring & highlighting at all – so having one highlighter is more than enough for me already! I never get the beauty trends of strobing technique and the duo-chrome highlighter…like seriously?

When it comes to me, as you can clearly see in most of my selfie that I really adore simple face & eye makeup and emphasizes more on the lips & cheeks. I rarely highlight the high points of my face because well:
  •  It’s not practical – BF always arrives by the time I finished applying blusher and that means, I should curl my hair very quick and forget the highlighter thingy.
  • Most of my base makeup products would look lovely even after few hours when in contact with skin’s natural sebum, so my face would look nicely glowing and that’s enough for me.
  •   I ditch unnatural duo-chrome highlighter.


But as my package from Mirielle Beaute arrived few weeks ago, I was surprised to see that they kindly gave me the e.l.f Shimmering Facial Whip to try! Reluctantly trying, I admit that I actually underestimated the product when first hold it, especially after seeing the amount of silver shimmer in it. And the color. It’s pearl white, duh – I always ditch white highlighter too as they can look very unnatural when applied – which makes it worse.

BUT AFTER I TRIED IT…
.
.
.
Here’s my thought about it.

PRODUCT INFO
e.l.f Shimmering Facial Whip [SPONSORED]
Brand: e.l.f
Netto Weight/Content: 9.5g
Origin: USA
Price: $1
Where to buy: Mirielle Beaute 

INGREDIENTS




e.l.f Shimmering Facial Whip comes in a simple blister packaging, dominated in white color. At the back of it, you will found additional information about product information and the ingredients list. Basic and practical indeed.


The product is housed inside a small, travel-friendly plastic tube with a nozzle at the end. I love how the nozzle has small opening so we can easily control the amount of product when dispensing it out.


The texture of the product itself is not the best, the liquid is thick, a bit sticky and hard to blend. To avoid the product being clumpy when blended out, I like making like small dots on where I want to highlight then using a clean finger to gently dab and blend away, not rubbing the product like how I usually do with cream or liquid product. It has orange-like, fruity scent which I find kinda unpleasant but some may like it though.



Spotlight is a frosty white with fine silver shimmer. It’s more of a frosty finish rather than shimmery. This shade is leaning cool and I think it would suit people with lighter skin tone, like below NC 30, and cooler undertone – pinks and neutrals. You can create just a subtle glow or a dramatic highlight using this shade, by applying it a bit much. The glow is super nice, but it stays only like 4-5 hours and starts fading away afterwards as you blot your skin – it got blotted away too, stuck to the blotting film I used!

Here’s how I look with the highlighter on:


I don't even know why I pose like dat....? ;w;

And I can safely say, BF loves seeing it on me so far. Tooty even asked me how to get that glowing skin and why is my face looking so beautifully glowing like the girl on one Korean beauty store’s wall poster *LOL* and literally asking me to put this highlighter on him when he plays on stage next month OMG I CANT EVEN

Score

Last Words?
e.l.f Shimmering Facial Whip in Spotlight is definitely a beauty steal! Retailing at $1, this frosty white liquid highlighter actually performs great and looks amazing especially best on people with lighter skin tone & cooler undertone. Even though the texture & longevity is not the best, but for $1 this is surely beyond expectation! The travel-friendly packaging is another plus point. I love using this one to highlight my cheek bones, cupid bows, and nose bridge. Not working very well on eyes though, as it can easily crease out.

*** 


Have you tried any from the brand e.l.f? What do you think? Share your thoughts in comment box below~

Anyway! I am thinking to make a LINE@ account myself so that any of you who are curious and want to drop me some questions or just hi, could connect with me easily and get replies even sooner than contacting me via e-mail! What do you think?

see you next time and bye! XO