Thursday, May 28, 2015

Heart to Heart: GOODBYE ACNE!!!

Hai! Pada masih ingat nggak, sama post aku yang ini? Post yang membahas mengenai curahan isi hati aku tentang jerawat. Selama 2 tahun lebih sejak penulisan post itu, aku sudah mencoba berbagai macam produk, teknik, cara, DIY homemade remedies, bahkan obat minum untuk mengobati jerawat. Hasilnya ialah…



Nih. Ini kondisi kulit aku sekarang. Of course camera lies, sudah sebagaimana aku coba untuk mengedit foto agar sesuai dengan tone dan kenyataan, tetapi masih banyak imperfections yang tidak tertangkap kamera. Sebut saja warna kulit wajah tidak merata (discoloration) dan acne scars alias bekas jerawat. Masih banyak kok bumps kecil juga yang ada di wajah. Tapi yang penting ialah, sudah jauh lebih baik kondisi wajahku sekarang bila dibandingkan dengan yang dulu, kan?


left cheek

right cheek




Sebelum melanjutkan ke bagian berikut dimana aku akan membahas langkah apa saja yang aku lakukan untuk mengobati jerawat, aku akan menekankan ketiga hal ini terlebih dahulu untuk diperhatikan:

  • Ini perjuangan selama 2 TAHUN LEBIH. Aku tidak mendapatkan kulitku yang sekarang SECARA INSTAN. Oke, mungkin bagi yang sering bertemu denganku di dunia nyata pada bingung. Baru 5-6 bulan terakhir aja kulitku benar-benar jauh terlihat membaik, Jangan salah, jangan dikira 2 tahun sisanya tidak berdampak dan berguna apa-apa di perjuanganku membasmi jerawat. Selama 2 tahun aku mencoba berbagai macam produk, mempelajari bahan-bahan apa saja yang kulitku tidak cocok dan mendapat reaksi alergi. The two past years mattered so much, mattered more than these past 6 months.
  • Aku tidak akan mengklaim produk A, B, C lah yang berkontribusi atas kesembuhan ini. Aku juga TIDAK MENJAMIN kombinasi produk ABC yang aku gunakan dan cocok untuk kulitku, akan berdampak sama pada kulit kalian. Be a smart reader, dengan 3 tips penting ini: Pelajari kulit kalian, pelajari kebutuhannya, pelajari kandungan dalam produk. Barulah kalian dapat menyesuaikan, mungkin dari produk yang aku gunakan bisa kalian contek untuk dipakai juga.
  • Sesuai dengan disclaimer yang dapat kalian baca, aku bukanlah professional di bidang kecantikan maupun kesehatan kulit. Semua yang aku paparkan di post ini ialah hasil pengalaman pribadi berdasarkan tipe kulitku. Tentu saja kulit kita berbeda. Hasil tulisan ini kiranya jangan dijadikan acuan, melainkan inspirasi untuk terus berjuang dan mendapat kulit yang sehat.
  • Foto-foto kulitku sekarang ini diambil sekitar minggu lalu, waktu long weekend. Nah karena aku masih berstatus mahasiswa dan lingkungan kampusku terik dan berdebu, jadilah di hari-hari kuliah pastinya kulitku tidak semulus difoto. It's okay. Jerawat/bumps 4-6 biji pasti masih bertebaran dimuka, apalagi kalau cuaca amat panas dan angin kencang, bisa banyak bumps kecil di wajah. WAJAR. Wajah mulus kalau hanya liburan saja itu wajar, karena tidak terekspos sinar matahari dan polusi di luaran sana. 


There is no such an easy journey. Dalam mendapatkan apapun, khususnya hasil yang baik, maksimal, dan sesuai harapan, tidak ada cara maupun proses yang mudah untuk meraihnya. Lihat, berapa lama aku berjuang sejak tulisan ini. Dua tahun lebih aku mencoba berbagai produk, gagal, buang, coba produk lain, coba menerapkan teknik cuci muka, CSM, DIY masker, semuanya aku coba untuk menyembuhkan jerawat. Tidak mudah. Kulitku pernah menjadi lebih buruk dari foto ‘Before’ selama dua tahun perjalananku itu. Sedih? Pastinya. Namun semua aku lakukan, tidak pernah menyerah, demi mendapat kulit idaman.

Jangan dikira ‘Ah, dia mah udah lewat. Sekarang mah pastinya happy dengan kulit yang udah sehat.’ Aku juga pernah mengalami hal yang sama seperti kalian. Mungkin lebih buruk. Kulitku sensitif dan alergi terhadap banyak bahan, termasuk salah satunya ingredient utama dari sunscreen alias sunblock. Selama ini aku tidak pernah menggunakan sunscreen, bukan karena tidak tahu pentingnya namun memang kulitku alergi dengan bahan penyusunnya. Merk apapun, formulasi physical maupun chemical. None works. Dan ini adalah salah satu yang harus terus aku perjuangkan, untuk menemukan produk sunscreen yang cocok!

Oke, tanpa berbicara panjang lebar lagi, yuk kita bahas hal-hal utama yang mengakibatkan kulitku dapat bertransformasi:

Positive Vibes. Positive Mind.
Mau cantik luar dan dalam? Benahi dulu pola pikir anda. Percaya tidak percaya, silakan dicoba dan dibuktikan sendiri. Setiap kali aku berpikir, duh muka ini kok jerawatan, kok tambah banyak ya, kali itu juga kenyataannya aku akan memandang kulitku lebih buruk dan feeling bad about it. Akhirnya? Ya jadi tambah banyak jerawatnya sesuai pikiranku. Jangan remehkan kekuatan pikiran kalian. Tidak percaya dengan kekuatan pikiran? Ya sudah, aku jabarkan ya reaksi psikologis yang – admit it – secara sadar maupun tidak,  sudah kalian lakukan selama ini.

Kasus: Jerawat makin banyak. Kamu merasa jerawat semakin banyak. Setiap melihat ke kaca, bawaannya bete dan sebel melihat bulatan merah bertebaran di wajah. Secara sadar maupun tidak, ingin rasanya menghilangkan mereka semua. Cara termudah, memencet jerawat. Cusss. Pecah satu. Cairan/darah didalam bump itu akan mengenai kulit sekitar – dan karena itu bukan darah bersih melainkan berbakteri dan terinfeksi pastinya dengan debu tak kasat mata selama luka belum menutup – dan VOILA, tumbuh jerawat baru.

belongs to 2nerd.com

Ya, pikiran kamu akan mendorong dan mendesak jari untuk memencet jerawat. Akibatnya seperti ilustrasi diatas. Lain halnya apabila, cobalah kamu bersyukur – untuk sekecil apapun perubahan pada kulitmu – dengan keadaan yang ada. Kamu akan lebih bisa menghargai dirimu, kulitmu, dan feeling good about yourself. Hasilnya, dari tiap perubahan kecil yang kamu syukuri dan apresiasi, perlahan akan dapat terlihat perubahan menyeluruh pada wajah. Memang tidak instan, tapi apabila tidak dimulai sekarang, kapan wajahmu akan berubah?
Tips pertama ini simple, namun paling susah untuk dilakukan. Aku mengakuinya. Sulit untuk terus berpikiran positif dan bersyukur pada Pencipta, tetapi cobalah. And see the results yourself.


Be a Gentle(wo)man!
Ini adalah tips ‘percaya tidak percaya’ lagi – jadi silakan dibuktikan sendiri. Cobalah ketika mencuci muka, gunakan hanya ujung-ujung jari kamu untuk memijat wajah dengan gerakan memutar. Jangan gunakan TELAPAK TANGAN. Gunakan hanya ujung jari. Lakukan gerakan memutar secara lembut, bayangkan kalian sedang membasuh wajah bayi. Pasti tidak butuh tekanan di sana-sini dan sentuhan kalian akan menjadi amat lembut dan perlahan, kan? Rasakan perbedaannya di kulit kalian setelah satu minggu. Cara ini adalah cara terbaik untuk dapat melihat perbedaan apabila kulit diperlakukan secara lembut dan secara sembarangan. Hal simple, kadang memang sering terlewat namun besar dampaknya.


only use FINGERTIPS!
Inside > Outside
Mau kulit bercahaya, cerah, putih merona dengan bantuan perawatan wajah yang tepat? Omong kosong menurutku, apabila sehari-hari masih makan gorengan cimol atau tahu isi sembarangan. Pagi gorengan, siang gorengan, malam gorengan, and yet you still wish for a clearer face. Coba tengoklah artis – mau Korea, Bollywood, Hollywood, lokal sekalipun – mereka perfect tubuhnya, perfect kulitnya. Apakah mereka makan gorengan setiap hari, atau jus buah dan sayuran sehat hasil rebusan? Jangan pernah berharap hanya dari perawatan luar saja. Mau semahal apapun krim wajah, tidak akan bisa maksimal hasilnya tanpa perawatan dari dalam. Konsumsi suplemen, makanan yang sehat, oral intakes jauh lebih penting dan berdampak panjang pada tubuh dan kulit kita. Persiapkan makanan anda sendiri, konsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan. Bosan kali ya, mendengar tips ini. Namun ini sudah aku buktikan sendiri.

Challenge: satu minggu saja, tujuh hari full tanpa gula. Tanpa nasi putih (ganti dengan kentang), tanpa permen, coklat, soda, dan segala yang manis-manis. Lauk juga jauhi yang manis. Lihat hasilnya setelah satu minggu. Itu saja baru dengan mengurangi gula berlebih, bagaimana dengan minyak? Garam? Penyedap rasa sintesis??? Pernakah kalian berpikir dampak makanan terhadap kulit?


Minggu selanjutnya, coba lanjutkan pola hidup sehat ya! Pilihlah satu hari dalam seminggu untuk cheat day. Di hari itu, bebas makan sesuka kalian. Ingat, one good meal won’t bring you a sexy and healthy body and one junk food won’t destroy your perfect diet also.


Know Your Skin. Dare to Try. Dare to be Wrong.
Selama ini yang nampak hanyalah minyak. Minyak di dahi, minyak di hidung, minyak di pipi. Kulitku pasti berminyak. WRONG! Kulitku juga begitu, oleh karenanya aku selalu memakai produk untuk kulit berminyak. Hasilnya makin parah. Oke, aku coba yang lebih keras lagi: produk untuk kulit berminyak dan berjerawat, yang dapat membuat wajah matte bebas minyak dan jerawat. Kulitku jadi makin berontak, jerawat tumbuh di sana-sini. Suatu hari, aku membaca artikel dimana kulit kita dapat mengalami dehidrasi juga, karena diperlakukan salah dengan produk yang salah pula. Oleh karena dehidrasi tadi, akhirnya diproduksi minyak berlebih. Sejak itu aku mencoba produk untuk kulit normal-dry. VOILA, hasilnya seperti yang kalian lihat sekarang. Jenis kulitku ternyata memang normal-dry. Kulit kombinasi. Dan selama sekian lama, aku salah mengira. Pantas saja produk apapun bukannya memperbaiki, namun malah memperparah kondisi kulitku.


Mungkin yang kalian alami sama denganku: salah menebak jenis dan tipe kulit.
Coba pahami kebutuhan kulitmu. Cobalah untuk tes kulit, apabila takut untuk mencoba-coba berbagai macam produk. Using the right products will bring you a happy skin!


Invest in Your Skin NOW.
Waktunya untuk investasi didalam kulit, sekarang! Tidak perlu investasi dengan botox, filler, dan lain lain. Cukup dengan perawatan wajah yang tepat, baik produk maupun perawatan sendiri di rumah. Skin care products are not cheap. Tahu banget kok aku, kalau tentang hal yang satu ini. Tapi investasilah sejak dini. Tidak harus dengan produk yang mahal, namun produk yang sesuai dengan kulit kamu. Mahal atau murah. Yang penting cocok. Apabila yang sesuai dengan kulit kamu adalah produk yang mahal…ya berinvestasilah didalamnya. Kulit kita berbeda. Kulitku mungkin cocok dengan produk lokal, produk dengan harga yang lebih terjangkau, namun kulitmu tidak. And never judges anyone from what they use. ‘Kulitku murah kulitmu mahal’ adalah istilah paling absurd dan judgmental yang pernah kudengar. Belum tentu produk yang aku pakai bisa cocok di kulit si A. Pakai produk mahal pun, bukan untuk sok prestise. Bukan untuk pamer pajangan di meja rias. Semata hanya untuk kulit sehat. Mau dibagaimanakan lagi, kalau cocoknya produk mahal? Mau gimana juga, kalau produk mahal tidak cocok. Tentu ada perbedaan ingredients dan efek dari produk yang mahal dan terjangkau, namun yang terpenting ialah menyesuaikan dengan kebutuhan dan kecocokan kulit. Itulah bentuk investasi yang tepat.


Extra Me-Time!
Perawatan wajah harian, sudah. Kini waktunya untuk memberikan ekstra perhatian. Manjakan kulitmu setelah ditimpuk berbagai macam skin care dan obat jerawat. Cobalah memakai produk tambahan seperti masker, sleeping pack, atau peeling bila dirasa perlu.
Jangan bosan-bosan dan malas-malas ya untuk mencoba berbagai resep dengan bahan natural. Semuanya bisa kalian coba sendiri kok dirumah, dengan bahan dapur yang ada. Banyak sekali resep masker homemade yang bisa kalian cari di google. Cari tahu manfaat dari tiap bahan yang akan kalian gunakan, mix and match sesuai kebutuhan. Salah satu DIY mask yang aku buat dan kreasikan sendiri ialah ini. Silakan dicoba!



Perlu diingat, dalam DIY mask/homemade remedies, efeknya tidak kasat mata dan instan. Diperlukan ketelatenan dan kesabaran dalam melihat hasilnya. Aku akan menuliskan banyak resep dan tips-tips untuk DIY ini, jadi stay tuned ya. Terlalu  panjang apabila dijabarkan disini.


Akhir kata, aku hanya ingin menekankan satu hal. Satu quote yang aku pegang selama ini. Satu prinsip.

“Beauty is, having a healthy skin, not a perfect one. You’re a human with veins and sebum glands – not made of porcelain or plastic which can’t get stressed of pollution.”

Kulitku nggak se-perfect yang terlihat di foto, seperti yang aku katakan di awal post. Kini kulitku hanyalah kulit yang sehat dan bahagia. Tidak tersiksa lagi. Buanglah jauh-jauh segala pemikiran mengenai having a perfect skin. Kita bukan Barbie. Bukan terbuat dari plastik. We have blood running through our veins. Our skin regenerates.

Be happy with the truth – when it’s bad, change it. When it’s already good, keep it that way.

next skin concern: EYE BAGS.

***

Semoga post ini membantu, dan semangat yuk untuk mendapatkan kulit yang sehat dan bahagia! Untuk produk dan skin care routine, akan aku share secepatnya ya. Stay tuned! Yuk berjuang bersama ~
Kisses and hugs ♥


PS: Untuk yang bertanya silakan email ke ask.mumukiss@gmail.com dengan disertakan subjek [ASK] diikuti dengan topik pertanyaan ya. Aku akan membuat post FAQ berisi jawaban nanti di blog ini. Terima kasih!

5 comments:

  1. Aku juga pernah pengalaman berjerawat dari kelas 5 SD sampai SMA kelas 3. It's really long way, I did the same thing with you. Mulai dari skin care (cari sana sini, jatuh bangun), sampe ke dokter muka sana sini, maksa makan sayur.

    Thanks for sharing your story and tips.

    Thanks for inspire us!

    https://www.youtube.com/watch?v=UGLx4zzMdRA

    ReplyDelete
  2. Olinnn cobain sunblock nya Kiehl's yang Ultra Light Daily UV Defense SPF50 PA+++. Aku juga beberapa kali coba merek sunblock nggak ada yang cocok. Baru Kiehls ini yang cocok.


    Anyway, no sugar, no nasi, bisa mati akuuuuuu T_T. How can you survive?

    ReplyDelete
  3. Nice post....aku setuju banget. makanan yg kita konsumsi memang ngaruh banget sama kulit. ^^ ak jg lg belajar Eat healthy n clean.... dan semua itu butuh proses emang...

    http://sakuralisha.blogspot.com/

    ReplyDelete
  4. akhirnya bisa punya kulit wajah yg sehat ya lin.. makin cantik aja sekarang hihihi

    ReplyDelete
  5. Love this post! Jadi termotivasi buat benerin ni kulit muka haha. Sejak pindah jakarta jadi ga main banget jerawatnya T^T polusi dimana mana haduuh~

    ReplyDelete